RSS
email
0

Mengaktifkan Kaspersky AntiVirus dengan Cepat

Mungkin sekarang orang-orang bingung mencari Key file Kaspersky terbaru. Karena kalo Kaspersky gak dikasih Key file yang terbaru dia akan Tidak Aktif. Nah sekarang kita akan membahas cara mengaktifkan Kaspersky AntiVirus dengan Cepat. Mungkin jika kita teliti dan mengutak-utik Komputer setiap hari pasti kita akan tau Bagaimana Cara Mengaktifkan Kaspersky AntiVirus dengan Cepat? Cara ini sangatlah mudah, mungkin seorang bayi pun bisa Mengaktifkan Kaspersky AntiVirus dengan Cepat kalo membaca Artikel saya ini .. hehe.... Pokoknya semua orang pasti bisa Mengaktifkan Kaspersky AntiVirus. Sekarang kita gak usah berlete-lete ( maksudnya gak usah bertele-tele he..he.. ) Syarat yang diperlukan adalah :


  1. Sebuah Komputer yang ada Mousenya, Monitor, Keyboard dan yang tak kalah penting adalah Prosesornya( Kalo gak ada Prosesornya kan namanya bukan Komputer hehe...)


  2. Software Kaspersky AntiVirus(Syarat yang satu ini wajib, karena kalo gak ada Kita gak jadi NgeHack Kaspersky AntiVirus kan? hehe...)


  3. Key file Kaspersky( anda harus mempunyai Key File Kaspersky terlebih dahulu, meskipun Key File itu sudah Expired)


  4. Mungkin Teh Hangat kalo perlu, biar lebih santai gitu...

Sekarang kita akan membahas inti dari artikel ini..


  1. Sebelum kita mengaktifkan Kaspersky AntiVirus kita harus mengganti tanggal tahun Komputer kita terlebih dahulu dengan tahun 2005, 2006, 2007, dan 2008 pokoknya tahun itu sebelum Key File yang anda pasang Expired. Misalnya Key File punya saya Expirednya tanggal 09/07/2009( Wow kalo saya gak NgehacK Kaspersky AntiVirus pasti saya sudah kebingungan mencari Key File yang terbaru hehe...), maka kita harus mengganti tanggal komputer kita dengan tanggal sebelum Key File kita Expired. Misalnya saya mengganti tanggal komputer saya dengan tanggal 26/11/2007.




  2. Kemudian kita tinggal memasang Key File kita, terus tinggal Restart Windows maka selesai deh..Mudah kan....



Cara diatas sangat mudah kan, saya yakin pasti anda bisa melakukannya...Sekian dari saya, silahkan isi komentar.. Komentar anda sangat membantu kemajuan blog ini...Salam Blogger...

Read More - Mengaktifkan Kaspersky AntiVirus dengan Cepat
0

Cara buat anti viruz mudah

Jengkel dengan Virus yang otomatis menginfeksi Flash Disk Anda saat Anda colokkan USB Flash Disk Anda ke port komputer yang terinfeksi virus?
Bagaimana tidak kita akali saja dengan Membuat Anti Virus AutoRun dari USB Removable Drive semacam Flash Disk?
Seringkali Virus akan membuat file “autorun.inf” yang ber-attribute file hidden dan system (dan/atau bisa juga termasuk file virus/trojan - server) begitu Anda memasangkan Flask Disk yang dijadikan target penginfeksian virus ataupun target pengintipan aktivitas user atau pencurian data user dengan Trojan.
file autorun.inf inilah command atau pemicu tereksekusinya file induk dan library virus/trojan yang sudah bersarang di komputer lokal atau jaringan tempat Flash Disk Anda berinteraksi dan berhubungan langsung.

Bila Anda pengguna OS Windows, seperti kita ketahui, Versi Windows sebelum generasi Windows Vista (termasuk Windows Windows XP), secara default tidak mengijinkan proses “AutoRun” executable files dari media USB Removable Drives seperti External Hardisk ataupun Flash Drive/Flash Disk (kecuali dari media cakram digital) yang kemungkinan besar ditujukan untuk kepentingan keamanan. Windows hanya mengijinkan proses “AutoPlay” media saja seperti AutoPlay Movie/Music dari DVD atau command seperti Open/View file melalui windows explorernya.
Untungnya (dari faktor kemudahan) sekaligus sayangnya (dari faktor keamanan), Windows Vista secara default telah memperkenankan proses “AutoRun” dilangsungkan dengan dafault opsi yang bisa Anda pilih secara permanen.

Lalu bagaimana mengakali Windows XP agar bisa mengijinkan proses “AutoRun” executable files dari removable drives seperti External Hardisk maupun Flash Disk?
Di bawah ini Penulis sampaikan teknis pembuatan AutoRun AntiVirus pada Flash Disk.

LANGKAH I - Download ANtiVirus yang bersifat Portable
Kenapa harus Portable? Karena tujuan dari pembuatan AutoRun File dari Flash juga bersifat portable, jadi program rujukan, dalam hal ini Anti Virus, bisa dijalankan langsung dari Flash Drive tanpa diperlukan instalasi.
Anda bisa menggunakan ANSAV (Ansav.exe - jangan ANSAV Security Guard) atau PCMAV (PCMAV-CLN.EXE - Jangan PCMAV-RTP.EXE)
Masukkan file Anti Virus Portable (plus file library pendukungnya - bila ada) tersebut ke dalam Flash Disk Anda. Dalam contoh kali ini, untuk mempermudah, letakkan saja di Root Flash Disk Anda tanpa perlu Anda masukkan ke dalam folder.

LANGKAH II - Pembuatan AutoRun Dari Flash Disk
Ada 2 (dua) opsi yang bisa Anda pilih:

1. Menggunakan bantuan software orang lain, atau
2. Menggunakan bantuan tangan Anda sendiri

1. Menggunakan bantuan software orang lain
Nomor ini tidak akan menjadi bahan pembicaraan inti pada Artikel ini.
Namun bila Anda menghendaki, Penulis merekomendasikan Anda untuk menggunakan aplikasi bernama APO USB AutoRun yang sangat bagus dan berkualitas, berfungsi dengan baik pada Windows XP SP2, berukuran file kecil, dan gratis lagi.
APO AutoRun USB akan membuat service bernama autorunusb.exe yang berjalan di background sebagai detektor yang bertugas memindai file autorun.inf pada root removable drive dan mendeteksi semua executable files pada media removable drive serta akan mencocokkan executable files tersebut dengan file name dan path file yang dirujuk oleh file autorun.inf tersebut.
Yang penulis heran dari software ini, APO tetap akan melakukan scan pada seluruh executable files yang ada pada media removable drives.
Namun, walau efeknya sedikit memperlambat kinerja komputer, proses scanning tersebut Penulis cermati dan rasakan sangat bermanfaat juga untuk memindai keberadaan Virus pada Removable Drives yang belum sempat terdeteksi oleh AntiVirus yang aktif di komputer. Begitu proses scanning menemukan suatu executable files atau script yang dianggap sebagai malware oleh AntiVirus tersebut, maka akan memicu (trigger) notifikasi dari AntiVirus bahwa telah ditemukan threat (virus).
Sayangnya APO AutoRun USB harus Anda install dulu sebelum Anda bisa mengaplikasikan AutoRun dari flash disk. Untungnya APO AutoRun USB juga telah menyertakan instalasi untuk keperluan portable plus autorun.inf builder.

2. Menggunakan bantuan tangan Anda sendiri
Teknik yang bisa Anda lakukan adalah pertama-tama dengan sedikit mengubah struktur HEX pada Windows Registry.

Bila sebelumnya atau secara default Windows tidak mengijinkan proses “AutoRun” dari USB Flash Disk, maka Registry-nya seperti ini:

Windows Registry Editor Version 5.00

[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer]
“NoDriveTypeAutoRun”=dword:00000095

Agar Windows bisa mengijinkan proses “AutoRun” dari USB Flash Disk, maka ubah Registrynya menjadi:

Windows Registry Editor Version 5.00

[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer]
“NoDriveTypeAutoRun”=dword:00000091

Anda bisa mengCopy Registry Lines tersebut, lalu Anda simpan sebagai (misal): “AutoRun_Removable_Media_Enable.reg” untuk Anda Klik kanan dan Merge (gabungkan) dengan Windows Registry Database.

Setelah Anda berhasil memasukkan Registry Entry Files ke dalam Windows Registry Database, maka pekerjaan Anda yang terakhir adalah membuat file “autorun.inf” yang berfungsi sebagai Command dengan rujukan ke File Anti Virus yang telah Anda download dan masukkan ke dalam Flash Disk Anda (pada Langkah I)
Dalam contoh ini, Penulis menggunakan PC Media Anti Virus PCMAV-CLN.EXE yang filenamenya telah Penulis ubah menjadi PCM4V-CL34N32.EXE guna menghindari pendeteksian Virus yang dimungkinkan akan memblokir PCMAV-CLN.EXE.
Maka file “autorun.inf” PCMAV menjadi seperti ini:

PC Media Anti Virus
[AutoRun]
open=PCM4V-CL34N32.EXE
icon=PCMAV.ICO
shellexecute=PCM4V-CL34N32.EXE
shell\Scan Virus\command=PCM4V-CL34N32.EXE
shell=Scan Virus

Salin baris-baris INF tersebut, dan simpan sebagai .INF file dengan nama “autorun.inf” (tanpa tanda kutip), kemudian letakkan file “autorun.inf” tersebut pada Root Flash Disk Anda.

KETERANGAN

* Untuk file ICON dari PCMAV, Penulis extract dari file PCMAV-CLN.EXE, yang mana ICON file tersebut juga ditempatkan pada Root Flash Disk. Anda bisa menghilangkan/menghapus baris “icon=PCMAV.ICO” yang digunakan untuk memunculkan ICON File PCMAV sebagai Icon penanda Flash Disk seperti pada screenshot di atas. Baris rujukan ICON ini tidak mempengaruhi proses AutoRun. Namun bila Anda menginginkan PCMAV ICON tersebut, Anda bisa mendownloadnya dengan klik link ini.
* Baris-baris INF tersebut bisa Anda modifikasi sesuai selera tulisan Anda, yang penting path file Anda tidak salah; file tujuan Anda rujuk secara relatif.
* Jangan Lupa, untuk menghindari terhapusnya file dengan begitu mudahnya, sebaiknya sembunyikan saja File Anti Virus berserta library file pendukungnya (bila ada) maupun file “autorun.inf”nya dengan mengeset File Attributnya dengan “hidden” dan bila perlu “system”. Satu rekomendasikan lagi, alangkah baiknya, semua File tersebut Set File Attributenya menjadi “Read Only” agar, secara sederhana, tidak bisa termodifikasi.

Untuk keperluan setting modifikasi File Attribute terbut Anda bisa melakukannya dengan Select All files yang akan disembunyikan, lalu klik kanan file-file tersebut, pilik dan klik “properties”, dan beri tanda centang pada check box “hidden. Sedang untuk set menjadi “system”, Anda bisa menggunakan Windows ATTRIB.EXE di lingkungan kerja DOS atau Anda bisa juga menggunakan Attribute Changer yang berlingkungan kerja GUI. Q = Lho, katanya ga pake tool ya? A = untuk mudahnya, gunakan Attribute Changer bila ATTRIB.EXE dirusak/dihapus Virus/Admin dan Anda malas untuk extract dari Windows CAB.

Semoga bermanfaat
Salam

Filed under: AntiVirus, Security, USB, Windows, Windows Vista, Windows XP


Nih Ku Kasih Tau Cara Buat Anti Virus Klo kmu Pengen Membuatnya heheheheh Nih Coba ^_^
Read More - Cara buat anti viruz mudah
0

MEMBUAT ANTI VIRUS PADA FLASHDISK

oke... langsung aja ye.,...
mungkin udah pada tau ya ...gimana cara membuat AUTORUN pada flashdisk..nah disini kita
akan memanfaatkan script untuk membuat autorun tersebut untuk mengaktifkan anti virus yang
nantinya akan kita copy pada flashdisk kita.. #
software pertama yang kita perlukan ya jelas aja ANTIVIRUS berukuran kecil (banyak
berserakan di internet,,tinggal tanya aja ama paman google:-)..)contohnya aja PCMAV,
ANSAV..dll..pokoknya banyak dah...(tapi penulis lebih sering pake PCMAV...abiz ukurannya
kecil banget ..!!gak sampe 1 MB euy.n'tampilannya yang familiar buat semua orang...)
oke deh...kita buat script dulu untuk autorun di Flasshdik kita....
tinggal ketik aja di notepad

|---------------------------------------------------------------------------------------|
| |
|[AutoRun] |
|open=namaantivirus.exe |
|shellexecute=namaantivirus.exe |
|shell\Scan_Viruz_dulu_Donkz:-)_!!!\command=namaantivirus.exe |
|shell=Scan_Viruz_dulu_Donkz:-)_!!! |
| |
|---------------------------------------------------------------------------------------|
udah ente copy pa belum tu script...??
kalo udah ya lanjut donk mas...................
kita save dengan nama "autorun.inf"(gak pake tanda kutip) di flashdisk kita
sekarang tinggal kita copy aja antivirus yang mau kita masukin ke flashdisk..!!!
(inget....kalo ngopy file autorun n' antivirusnya bukan di dalam folder..)
jadi deh..^_^!!kalo mau scan virus tinggal double click aja tuh drive flashdisk kita!!
kalo kita klik kanan drive flashdisknya bakalan ada tambahan kata di atas kata
AUTOPLAY.
Scan_Viruz_dulu_Donkz:-)_!!!................xixixixiixixix

kalo mau di ubah ya kita tinggal ganti aja kata-kata yang ada di dalam script...!
|-----------------------------------------------------------------------|
| shell\kata-kata_anda\command=namaantivirus.exe |
| shell=kata-kata_anda |
|-----------------------------------------------------------------------|
lho...gimana cara buka flashdisknya neh???
xixiixixiix.....gak mungkin lah gak pada tau.,...tinggal klik kanan aja drivenya truz pilih
open...!@
oya...gak bagus ya kalo di dalam flashdisk kita ada keliatan nama file AUTORUN n'
antivirusnya...ngerusak pemandangan geto....
kalo gitu tinggal kita ubah aja attributnya jadi super hidden:-)
(tu bahasa gaulnya)hehehehe..............
caranya...???
sekali lagi sory buangetzzz buat para master master di yogyafree yang pastinya udah pada tau
cara beginian...,.karena artikel ini ditujukan buat para NEWBIE...xixiixixixi
|-----------------------------------------------------------------------------------------|
| |
|-buka RUN dari start menu ` |
|-terus ketik cmd |
|-abiz tu....kita masuk ke dalam drive flashdisk (biasanya drive f:) |
|-udah gitu ya kita tulis commandnya |
| f:\>attrib +h +s namaantivirus.exe (buat hidden antivirusnya) |
| f:\>attrib +h +s autorun.inf (buat hidden file autorun) |
| |
|-----------------------------------------------------------------------------------------|
tara............ilang deh file nya/.......................

flashdisk siap dipergunakan:-)
huh....selesai deh proyek kita.....
Read More - MEMBUAT ANTI VIRUS PADA FLASHDISK
0

Tips Cara mengecek kinerja Antivirus Anda

Hal yang paling menjengkelkan memang kalau komputer kita terkena virus. Tak hanya pekerjaan yang jadi terhambat, file-file penting pun ikut terinfeksi. Padahal anda telah menginstal Antivirus di komputer anda dan anda rutin melakukan update tapi tetap saja, virus menyerang komputer anda.


Jangan dulu salahkan antivirus, siapa tahu anda menginstal antivirus dan antivirus anda tidak bekerja secara maksimal (misal tidak melakukan real time scan) sehingga akhirnya luput melakukan antisipasi terhadap sebuah virus. Nah, untuk mengecek apakah antivirus anda berjalan dengan baik dan menjaga komputer anda secara real time terhadap bahaya virus, anda bisa melakukan sebuah langkah test sederhana berikut :

1. Copy ‘kalimat’ di bawah ini kemudian paste di Notepad



X5O!P%@AP[4\PZX54(P^)7CC)7}$EICAR-STANDARD-ANTIVIRUS-TEST-FILE!$H+H*




2. Saving file tersebut. Kalau Antivirus anda berjalan dengan baik, seketika juga file yang anda saving tersebut akan terdeteksi oleh antivirus sebagai “EICAR-STANDARD-ANTIVIRUS-TEST-FILE!$H+H” yang merupakan file test buatan EICAR untuk mengecek kinerja antivirus anda.



3. Jika tidak terdeteksi oleh antivirus anda, coba anda rubah ekstensi filenya jadi *.exe atau *.com atau *.doc, pokoknya selain *.txt



4. Jika masih juga tidak terdeteksi, maka bisa dipastikan antivirus anda tidak berjalan dengan baik secara real time, dan ini bisa menyebabkan komputer anda terserang virus, meski anda telah menginstal antivirus.



5. Bila tidak terdeteksi secara real time, sekarang coba scan file tersebut secara manual dengan antivirus anda, jika dengan manual scan tetap tidak terdeteksi, maka sudah saatnya anda mengganti antivirus anda.
Rizal Saputra 81!
Read More - Tips Cara mengecek kinerja Antivirus Anda
3

Cara Buat AntiVirus

Jengkel dengan Virus yang otomatis menginfeksi Flash Disk Anda saat Anda colokkan USB Flash Disk Anda ke port komputer yang terinfeksi virus?
Bagaimana tidak kita akali saja dengan Membuat Anti Virus AutoRun dari USB Removable Drive semacam Flash Disk?
Seringkali Virus akan membuat file “autorun.inf” yang ber-attribute file hidden dan system (dan/atau bisa juga termasuk file virus/trojan - server) begitu Anda memasangkan Flask Disk yang dijadikan target penginfeksian virus ataupun target pengintipan aktivitas user atau pencurian data user dengan Trojan.
file autorun.inf inilah command atau pemicu tereksekusinya file induk dan library virus/trojan yang sudah bersarang di komputer lokal atau jaringan tempat Flash Disk Anda berinteraksi dan berhubungan langsung.

Bila Anda pengguna OS Windows, seperti kita ketahui, Versi Windows sebelum generasi Windows Vista (termasuk Windows Windows XP), secara default tidak mengijinkan proses “AutoRun” executable files dari media USB Removable Drives seperti External Hardisk ataupun Flash Drive/Flash Disk (kecuali dari media cakram digital) yang kemungkinan besar ditujukan untuk kepentingan keamanan. Windows hanya mengijinkan proses “AutoPlay” media saja seperti AutoPlay Movie/Music dari DVD atau command seperti Open/View file melalui windows explorernya.
Untungnya (dari faktor kemudahan) sekaligus sayangnya (dari faktor keamanan), Windows Vista secara default telah memperkenankan proses “AutoRun” dilangsungkan dengan dafault opsi yang bisa Anda pilih secara permanen.

Lalu bagaimana mengakali Windows XP agar bisa mengijinkan proses “AutoRun” executable files dari removable drives seperti External Hardisk maupun Flash Disk?
Di bawah ini Penulis sampaikan teknis pembuatan AutoRun AntiVirus pada Flash Disk.

LANGKAH I - Download ANtiVirus yang bersifat Portable
Kenapa harus Portable? Karena tujuan dari pembuatan AutoRun File dari Flash juga bersifat portable, jadi program rujukan, dalam hal ini Anti Virus, bisa dijalankan langsung dari Flash Drive tanpa diperlukan instalasi.
Anda bisa menggunakan ANSAV (Ansav.exe - jangan ANSAV Security Guard) atau PCMAV (PCMAV-CLN.EXE - Jangan PCMAV-RTP.EXE)
Masukkan file Anti Virus Portable (plus file library pendukungnya - bila ada) tersebut ke dalam Flash Disk Anda. Dalam contoh kali ini, untuk mempermudah, letakkan saja di Root Flash Disk Anda tanpa perlu Anda masukkan ke dalam folder.

LANGKAH II - Pembuatan AutoRun Dari Flash Disk
Ada 2 (dua) opsi yang bisa Anda pilih:

1. Menggunakan bantuan software orang lain, atau
2. Menggunakan bantuan tangan Anda sendiri

1. Menggunakan bantuan software orang lain
Nomor ini tidak akan menjadi bahan pembicaraan inti pada Artikel ini.
Namun bila Anda menghendaki, Penulis merekomendasikan Anda untuk menggunakan aplikasi bernama APO USB AutoRun yang sangat bagus dan berkualitas, berfungsi dengan baik pada Windows XP SP2, berukuran file kecil, dan gratis lagi.
APO AutoRun USB akan membuat service bernama autorunusb.exe yang berjalan di background sebagai detektor yang bertugas memindai file autorun.inf pada root removable drive dan mendeteksi semua executable files pada media removable drive serta akan mencocokkan executable files tersebut dengan file name dan path file yang dirujuk oleh file autorun.inf tersebut.
Yang penulis heran dari software ini, APO tetap akan melakukan scan pada seluruh executable files yang ada pada media removable drives.
Namun, walau efeknya sedikit memperlambat kinerja komputer, proses scanning tersebut Penulis cermati dan rasakan sangat bermanfaat juga untuk memindai keberadaan Virus pada Removable Drives yang belum sempat terdeteksi oleh AntiVirus yang aktif di komputer. Begitu proses scanning menemukan suatu executable files atau script yang dianggap sebagai malware oleh AntiVirus tersebut, maka akan memicu (trigger) notifikasi dari AntiVirus bahwa telah ditemukan threat (virus).
Sayangnya APO AutoRun USB harus Anda install dulu sebelum Anda bisa mengaplikasikan AutoRun dari flash disk. Untungnya APO AutoRun USB juga telah menyertakan instalasi untuk keperluan portable plus autorun.inf builder.

2. Menggunakan bantuan tangan Anda sendiri
Teknik yang bisa Anda lakukan adalah pertama-tama dengan sedikit mengubah struktur HEX pada Windows Registry.

Bila sebelumnya atau secara default Windows tidak mengijinkan proses “AutoRun” dari USB Flash Disk, maka Registry-nya seperti ini:

Windows Registry Editor Version 5.00

[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer]
“NoDriveTypeAutoRun”=dword:00000095

Agar Windows bisa mengijinkan proses “AutoRun” dari USB Flash Disk, maka ubah Registrynya menjadi:

Windows Registry Editor Version 5.00

[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer]
“NoDriveTypeAutoRun”=dword:00000091

Anda bisa mengCopy Registry Lines tersebut, lalu Anda simpan sebagai (misal): “AutoRun_Removable_Media_Enable.reg” untuk Anda Klik kanan dan Merge (gabungkan) dengan Windows Registry Database.

Setelah Anda berhasil memasukkan Registry Entry Files ke dalam Windows Registry Database, maka pekerjaan Anda yang terakhir adalah membuat file “autorun.inf” yang berfungsi sebagai Command dengan rujukan ke File Anti Virus yang telah Anda download dan masukkan ke dalam Flash Disk Anda (pada Langkah I)
Dalam contoh ini, Penulis menggunakan PC Media Anti Virus PCMAV-CLN.EXE yang filenamenya telah Penulis ubah menjadi PCM4V-CL34N32.EXE guna menghindari pendeteksian Virus yang dimungkinkan akan memblokir PCMAV-CLN.EXE.
Maka file “autorun.inf” PCMAV menjadi seperti ini:

PC Media Anti Virus
[AutoRun]
open=PCM4V-CL34N32.EXE
icon=PCMAV.ICO
shellexecute=PCM4V-CL34N32.EXE
shell\Scan Virus\command=PCM4V-CL34N32.EXE
shell=Scan Virus

Salin baris-baris INF tersebut, dan simpan sebagai .INF file dengan nama “autorun.inf” (tanpa tanda kutip), kemudian letakkan file “autorun.inf” tersebut pada Root Flash Disk Anda.

KETERANGAN

* Untuk file ICON dari PCMAV, Penulis extract dari file PCMAV-CLN.EXE, yang mana ICON file tersebut juga ditempatkan pada Root Flash Disk. Anda bisa menghilangkan/menghapus baris “icon=PCMAV.ICO” yang digunakan untuk memunculkan ICON File PCMAV sebagai Icon penanda Flash Disk seperti pada screenshot di atas. Baris rujukan ICON ini tidak mempengaruhi proses AutoRun. Namun bila Anda menginginkan PCMAV ICON tersebut, Anda bisa mendownloadnya dengan klik link ini.
* Baris-baris INF tersebut bisa Anda modifikasi sesuai selera tulisan Anda, yang penting path file Anda tidak salah; file tujuan Anda rujuk secara relatif.
* Jangan Lupa, untuk menghindari terhapusnya file dengan begitu mudahnya, sebaiknya sembunyikan saja File Anti Virus berserta library file pendukungnya (bila ada) maupun file “autorun.inf”nya dengan mengeset File Attributnya dengan “hidden” dan bila perlu “system”. Satu rekomendasikan lagi, alangkah baiknya, semua File tersebut Set File Attributenya menjadi “Read Only” agar, secara sederhana, tidak bisa termodifikasi.

Untuk keperluan setting modifikasi File Attribute terbut Anda bisa melakukannya dengan Select All files yang akan disembunyikan, lalu klik kanan file-file tersebut, pilik dan klik “properties”, dan beri tanda centang pada check box “hidden. Sedang untuk set menjadi “system”, Anda bisa menggunakan Windows ATTRIB.EXE di lingkungan kerja DOS atau Anda bisa juga menggunakan Attribute Changer yang berlingkungan kerja GUI. Q = Lho, katanya ga pake tool ya? A = untuk mudahnya, gunakan Attribute Changer bila ATTRIB.EXE dirusak/dihapus Virus/Admin dan Anda malas untuk extract dari Windows CAB.

Semoga bermanfaat
Salam

Filed under: AntiVirus, Security, USB, Windows, Windows Vista, Windows XP


Nih Ku Kasih Tau Cara Buat Anti Virus Klo kmu Pengen Membuatnya heheheheh Nih Coba,Rizal Saputra 81 gitu loch. . .
Read More - Cara Buat AntiVirus
1

Smadav 2009 Rev. 6.4


Smadav 2009 Rev. 6 akhirnya dirilis ke publik setelah disempurnakan dan dites selama sebulan lebih di lab Smadav. Revisi kali ini adalah revisi terbesar yang pernah dilakukan di Smadav. Bisa dikatakan ini adalah versi terbaik Smadav yang pernah ada. Sangat banyak penyempurnaan yang dilakukan, penyempurnaan utamanya adalah pada engine scanner, fitur karantina, proteksi registration key, penanganan error, dan masih banyak lagi. Untuk yang lebih lengkap silakan lihat di daftar paling bawah.
Pada Rev. 6 kali ini telah ditambahkan pendeteksi dan pembersih tuntas 100 virus lokal terbaru, diantaranya yang sedang banyak menyebar adalah Virus AlbumBokep, Yuyun, Deadlock, Fullhouse, dll. Mulai saat ini Smadav akan lebih akurat dalam penghapusan/pembersihan file, file document (doc atau xls) sekarang sudah dapat dibersihkan dari infeksi virus tanpa perlu mengkarantinanya. Rev. 6 menggunakan Teknik scanning dan heuristik baru yang lebih cepat dan akurat baik untuk mendeteksi virus yang sudah ada di database maupun virus varian baru.
Berikut ini adalah daftar lengkap Penyempurnaan Smadav 2009 Rev. 6 :

[General]
  • Karantina jauh lebih sempurna dan ditambah fitur Enkripsi
  • Penyempurnaan proteksi Registration Key untuk mencegah pembajakan
  • Penambahan tombol fix all pada form minimize
  • Posisi koordinat form/window Smadav akan tersimpan ketika exit
  • Bug/gagal melakukan restore file karantina jika path asal file sudah digunakan file lain
  • Bug/gagal melakukan explore folder jika nama folder memiliki karakter koma (,)
  • Bug/crash pada beberapa keadaan saat Smadav aktif sebagai guest di Windows XP
  • Tidak lagi terlalu banyak mengakses floppy
  • Penyempurnaan tampilan form pada beberapa bagian
  • Penyempurnaan fitur message dan exit pada form minimize
  • Dapat menampilkan MessageBox Unicode

[Scanner]
  • Smadav akan menyarankan Anda untuk melakukan Full Scanning setelah pembersihan infeksi
  • Tombol untuk menampilkan smadav.log setelah scanning
  • Smadav sudah dapat menulis Smadav.log dalam teks Unicode atau ANSI
  • Perbaikan bug/gagal menampilkan dan menghilangkan beberapa tombol di Scanner pada keadaan tertentu

[Scanner-Engine]
  • Penambahan database dan pembersihan tuntas 100 virus lokal terbaru
  • Engine utama telah disempurnakan sehingga jauh lebih stabil, cepat, dan akurat
  • Teknik Heuristik baru untuk mendeteksi virus VBS tanpa perlu database
  • Teknik Heuristik baru untuk mendeteksi shortcut virus
  • Pembersih file doc dan xls yang terinfeksi virus
  • Pembersihan tuntas Virus Lokal baru : Virus AlbumBokep, Deadlock, Fullhouse
  • Pendeteksi Virus Alman, Conficker dan Fusion Virus
  • Pendeteksian File Test Eicar (Standar pengetesan virus internasional)
  • Pembersih file host
  • Perbaikan False Positive pada heuristik VBS
  • Kode (API) lebih cepat untuk pembacaan command line proses virus VBS
[SmaRTP]
  • SmaRTP jauh lebih stabil dan lebih ringan
  • Fitur Uninstall untuk meng-uninstall proteksi Smadav dari sistem
  • Flashdisk yang baru dicolok akan langsung di-scan Smadav
  • SmaRTP akan mengunci file virus ketika terdeteksi sehingga file tidak bisa diakses
  • Penyempurnaan proses penghapusan SmaRTP lama kemudian meng-update-nya dengan SmaRTP terbaru
  • Perbaikan bug pada Vista, Scanner gagal dibuka dari tray icon Smartp.
  • Klik kanan “Scan with Smadav” hanya dipasang ketika SmaRTP di-install
  • [Smadav Pro] Password hanya ditanya ketika exit SmaRTP, pengubahan setting, dan penggunaan tools.
  • Perubahan struktur folder Smad-Lock
  • Tidak melakukan scanning system/registry ketika Auto-Scan Flashdisk
[Update 6.2]
Berikut ini adalah daftar lengkap Penyempurnaan Smadav 2009 Rev. 6.2 :
  • Pendeteksian virus sality yang menginfeksi program lain
  • Membersihkan virus AlbumBokep lebih akurat dan tuntas
  • Perbaikan False Detection pada beberapa file script
  • Perbaikan False Detection pada beberapa file dll yang terdeteksi sebagai Conficker
  • Membuat shortcut di desktop pada saat meng-install SmaRTP
  • Penyempurnaan pendeteksian Hidden File pada Flashdisk
  • Penyempurnaan struktur database virus
  • Engine Scanner diganti sebagian besar dengan teknik baru
  • Penyempurnaan fitur karantina
  • Perbaikan kegagalan otomatis scan flashdisk
  • Penambahan icon virus pada daftar pendeteksian dan karantina
  • Pembuatan file smadav.log setelah scanning menjadi lebih cepat
  • Tempat install Smadav pada folder Program Files tidak di folder Windows lagi
  • dan banyak penyempurnaan lainnya …
[Update 6.3]

Berikut ini adalah daftar lengkap Penyempurnaan Smadav 2009 Rev. 6.3 :
  • Penyempurnaan penanganan virus sality & alman yang menginfeksi file exe
  • Penambahan icon pada klik kanan explorer “Scan with Smadav”
  • Perbaikan bug pada klik kanan explorer “Scan with Smadav” yang membuka banyak scanner
  • Perbaikan pada struktur engine pendeteksi virus
[Update 6.4]
Berikut ini adalah daftar lengkap Penyempurnaan Smadav 2009 Rev. 6.4 :
  • Penambahan database ratusan virus lokal baru
  • Perbaikan pendeteksian Sality agar lebih akurat
  • Perbaikan kesalahan pendeteksian pada beberapa file
  • [Smadav Pro] Daftar pengecualian scanning (Exception List)
  • [Smadav Pro] Menghilangkan panel kanan (Hide Panel)
  • Penambahan option klik kanan dan checkbox pada tampilan alert smadav
  • Perbaikan bug pada scanning file tang lebih besar dari 1 GB
  • Penambahan status hidden pada tampilan form auto-scan flashdisk
  • Perbaikan bug scanning process ketika klik kanan “Scan with Smadav”
  • Perbaikan bug klik kanan “Scan with Smadav” di Vista
  • Perbaikan bug pada pendeteksian LNK
Silakan langsung download Smadav 2009 Rev. 6.4
Read More - Smadav 2009 Rev. 6.4
1

Smadav Rev 6.3


Smadav 2009 Rev. 6 akhirnya dirilis ke publik setelah disempurnakan dan dites selama sebulan lebih di lab Smadav. Revisi kali ini adalah revisi terbesar yang pernah dilakukan di Smadav. Bisa dikatakan ini adalah versi terbaik Smadav yang pernah ada. Sangat banyak penyempurnaan yang dilakukan, penyempurnaan utamanya adalah pada engine scanner, fitur karantina, proteksi registration key, penanganan error, dan masih banyak lagi. Untuk yang lebih lengkap silakan lihat di daftar paling bawah.

Pada Rev. 6 kali ini telah ditambahkan pendeteksi dan pembersih tuntas 100 virus lokal terbaru, diantaranya yang sedang banyak menyebar adalah Virus AlbumBokep, Yuyun, Deadlock, Fullhouse, dll. Mulai saat ini Smadav akan lebih akurat dalam penghapusan/pembersihan file, file document (doc atau xls) sekarang sudah dapat dibersihkan dari infeksi virus tanpa perlu mengkarantinanya. Rev. 6 menggunakan Teknik scanning dan heuristik baru yang lebih cepat dan akurat baik untuk mendeteksi virus yang sudah ada di database maupun virus varian baru.

Berikut ini adalah daftar lengkap Penyempurnaan Smadav 2009 Rev. 6 :


[General]

  • Karantina jauh lebih sempurna dan ditambah fitur Enkripsi
  • Penyempurnaan proteksi Registration Key untuk mencegah pembajakan
  • Penambahan tombol fix all pada form minimize
  • Posisi koordinat form/window Smadav akan tersimpan ketika exit
  • Bug/gagal melakukan restore file karantina jika path asal file sudah digunakan file lain
  • Bug/gagal melakukan explore folder jika nama folder memiliki karakter koma (,)
  • Bug/crash pada beberapa keadaan saat Smadav aktif sebagai guest di Windows XP
  • Tidak lagi terlalu banyak mengakses floppy
  • Penyempurnaan tampilan form pada beberapa bagian
  • Penyempurnaan fitur message dan exit pada form minimize
  • Dapat menampilkan MessageBox Unicode

[Scanner]

  • Smadav akan menyarankan Anda untuk melakukan Full Scanning setelah pembersihan infeksi
  • Tombol untuk menampilkan smadav.log setelah scanning
  • Smadav sudah dapat menulis Smadav.log dalam teks Unicode atau ANSI
  • Perbaikan bug/gagal menampilkan dan menghilangkan beberapa tombol di Scanner pada keadaan tertentu

[Scanner-Engine]

  • Penambahan database dan pembersihan tuntas 100 virus lokal terbaru
  • Engine utama telah disempurnakan sehingga jauh lebih stabil, cepat, dan akurat
  • Teknik Heuristik baru untuk mendeteksi virus VBS tanpa perlu database
  • Teknik Heuristik baru untuk mendeteksi shortcut virus
  • Pembersih file doc dan xls yang terinfeksi virus
  • Pembersihan tuntas Virus Lokal baru : Virus AlbumBokep, Deadlock, Fullhouse
  • Pendeteksi Virus Alman, Conficker dan Fusion Virus
  • Pendeteksian File Test Eicar (Standar pengetesan virus internasional)
  • Pembersih file host
  • Perbaikan False Positive pada heuristik VBS
  • Kode (API) lebih cepat untuk pembacaan command line proses virus VBS
[SmaRTP]
  • SmaRTP jauh lebih stabil dan lebih ringan
  • Fitur Uninstall untuk meng-uninstall proteksi Smadav dari sistem
  • Flashdisk yang baru dicolok akan langsung di-scan Smadav
  • SmaRTP akan mengunci file virus ketika terdeteksi sehingga file tidak bisa diakses
  • Penyempurnaan proses penghapusan SmaRTP lama kemudian meng-update-nya dengan SmaRTP terbaru
  • Perbaikan bug pada Vista, Scanner gagal dibuka dari tray icon Smartp.
  • Klik kanan "Scan with Smadav" hanya dipasang ketika SmaRTP di-install
  • [Smadav Pro] Password hanya ditanya ketika exit SmaRTP, pengubahan setting, dan penggunaan tools.
  • Perubahan struktur folder Smad-Lock
  • Tidak melakukan scanning system/registry ketika Auto-Scan Flashdisk

[Update 6.2]

Berikut ini adalah daftar lengkap Penyempurnaan Smadav 2009 Rev. 6.2 :

  • Pendeteksian virus sality yang menginfeksi program lain
  • Membersihkan virus AlbumBokep lebih akurat dan tuntas
  • Perbaikan False Detection pada beberapa file script
  • Perbaikan False Detection pada beberapa file dll yang terdeteksi sebagai Conficker
  • Membuat shortcut di desktop pada saat meng-install SmaRTP
  • Penyempurnaan pendeteksian Hidden File pada Flashdisk
  • Penyempurnaan struktur database virus
  • Engine Scanner diganti sebagian besar dengan teknik baru
  • Penyempurnaan fitur karantina
  • Perbaikan kegagalan otomatis scan flashdisk
  • Penambahan icon virus pada daftar pendeteksian dan karantina
  • Pembuatan file smadav.log setelah scanning menjadi lebih cepat
  • Tempat install Smadav pada folder Program Files tidak di folder Windows lagi
  • dan banyak penyempurnaan lainnya ...


[Update 6.3]

Berikut ini adalah daftar lengkap Penyempurnaan Smadav 2009 Rev. 6.3 :

- Penyempurnaan penanganan virus sality & alman yang menginfeksi file exe
- Penambahan icon pada klik kanan explorer "Scan with Smadav"
- Perbaikan bug pada klik kanan explorer "Scan with Smadav" yang membuka banyak scanner
- Perbaikan pada struktur engine pendeteksi virus

Silakan langsung download Smadav 2009 Rev. 6.3 : Klik Download
Read More - Smadav Rev 6.3
0

Kumpulan 40 Antivirus Lokal Indonesia



Kita akan melihat daftar 40 antivirus lokal yang pernah ada di Indonesia, baik yang masih dikembangkan oleh teamnya atau yang sudah tidak aktif. Data ini diperoleh dari pencarian google dan penelusuran di berbagai forum programmer Indonesia. Semua antivirus ini gratis, dan memang sampai saat ini belum ada antivirus lokal yang berbayar. Dari 40 antivirus lokal ini, hanya 3 yang sudah maju dan unggul sehingga mempunyai banyak pengguna, ketiga antivirus lokal itu adalah secara berurutan PCMAV, ANSAV, dan SMADAV. Antivirus Lokal lainnya kebanyakan sudah tidak dikembangkan lagi dan sebagian lainnya tetap dikembangkan seadanya.

Agar lebih mudah dalam mengelompokkan 40 antivirus lokal ini, saya akan membaginya menjadi 3 kategori. Kategori 1, adalah 3 antivirus yang masih rutin dalam pengembangannya, dan memiliki banyak pengguna. Kategori 2, adalah antivirus yang masih dikembangkan tetapi belum rutin, dan masih memiliki sedikit pengguna. Kategori 3, adalah antivirus yang sudah tidak aktif dan tidak dikembangkan lagi. Dan untuk mengetahui kelebihan fungsi antivirus lokal dalam daftar ini, akan ditambahkan Smad-Rating setelah nama antivirusnya, Smad-Rating adalah penilaian terhadap seluruh kelebihan dan kekurangan antivirus lokal dengan nilai minimal 0 dan maksimal 10.

Inilah 40 Antivirus Lokal Indonesia, karya bangsa :

Kategori 1
(3 antivirus yang masih rutin dalam pengembangannya, dan memiliki banyak pengguna)

1. PCMAV (9)
www.virusindonesia.com
Inilah Antivirus Lokal yang paling banyak digunakan masyarakat Indonesia saat ini. PCMAV adalah pelopor antivirus lokal karena merupakan antivirus indonesia pertama yang diciptakan team antivirus majalah PCMedia dan mulai populer pada awal tahun 2006. Sampai sekarang PCMAV terus menunjukkan berbagai kelebihannya yaitu dapat mencegah dan membersihkan sebagian besar virus lokal hingga tuntas tanpa menghapus dokumen. Sayangnya, untuk melakukan pembersihan tuntas ini, PCMAV masih bergantung pada database virus lokal yang bisa kita update tiap minggu di situsnya. PCMAV juga sering merilis PCMAV versi khusus yang powerful untuk virus tertentu, misalnya PCMAV for Conficker dan PCMAV for Sality yang akan dirilis beberapa hari lagi. Kelebihan lainnya, PCMAV dapat digabungkan dengan CLAMAV (database virus internasional) untuk memperkuat pertahanan untuk mencegah virus yang mencoba menginfeksi komputer. Tapi, menurut banyak penggunanya, kekurangan PCMAV adalah loading-nya yang cukup lambat dan PCMAV sering gagal dipadukan dengan antivirus lain dalam satu komputer, mungkin kekurangan ini akan segera diperbaiki oleh team PCMAV.

2. ANSAV/AVI (8)
www.ansav.com
Ansav adalah antivirus lokal alternatif pesaing PCMAV yang mulai populer sejak oktober 2006. Ansav mempunyai komunitas besar (ansaver) yang sering berdiskusi di forum ansav, Team Ansav juga sering mengadakan seminar tentang virus & antivirus. Ansav mempunyai banyak kelebihan yang tidak dimiliki antivirus lokal lainnya, yang paling menonjol adalah sistem proteksinya yang sangat sensitif dan benar-benar tertanam sempurna di komputer, akibatnya dimana saja ada akses terhadap file maka akan langsung discan ansav, kekurangan sistem proteksi ini adalah kurang sempurnanya Ansav jika dipadukan dengan antivirus impor dalam satu komputer. Kelebihan lainnya, Ansav memiliki Plug-In (Add-on) yang bisa diciptakan oleh siapapun yang ingin membantu perkembangan tool pada Ansav. Ansav juga mempunyai teknik heuristik yang cukup banyak sehingga dapat mendeteksi virus dan tidak hanya bergantung pada database saja. Kekurangan Ansav adalah pada pembersihan virus, Ansav tidak melakukan pembersihan tuntas dengan melakukan pembersihan registry secara otomatis setelah virus terbunuh, jadi setelah komputer dibersihkan menggunakan Ansav akan menyisakan beberapa kerusakan oleh virus yang belum diperbaiki.

3. SMADAV (8)
www.smadav.net
Smadav mulai muncul pada Maret 2007 dan mulai awal 2009 mulai menunjukkan peningkatan pengguna yang signifikan, walaupun tidak sebanyak pengguna PCMAV dan ANSAV. Kelebihan Smadav adalah pada scanning yang sangat cepat dan scanning dan proteksinya yang ringan sehingga tidak banyak menggunakan resource komputer. Smadav mempunyai fitur-fitur manual sebagai senjata melawan virus lokal, jika user menguasai fitur-fitur manual ini maka semua virus lokal akan dapat dibersihkan walaupun belum terdeteksi oleh Smadav. Smadav juga akan membersihkan sampai tuntas infeksi dari virus, caranya dengan mendeteksi 1500 daerah registry dan memperbaikinya jika ada kerusakan. Sistem Proteksi Smadav dipastikan dapat digabung sempurna dengan antivirus lain manapun. Proteksi Smadav juga mampu mendeteksi hampir semua virus yang hinggap di Flashdisk. Walau tanpa update sekalipun, Smadav dapat menggunakan (teknik heuristik) kecerdikannya untuk mendeteksi file virus. Kekurangan Smadav mungkin belum bisa membersihkan tuntas virus impor (seperti conficker, sality, alman, dll), Smadav hanya bisa mencegah virus impor sebelum menginfeksi komputer.


Kategori 2
(antivirus yang masih dikembangkan tetapi belum rutin, dan masih memiliki sedikit pengguna)

4. EURA Antivirus (4)
www.enmicron.com

5. SMP (Simple Machine Protect) (4)
sourceforge.net/projects/smpav

6. ELKAV (3)
www.elkav.com

7. MORPHOST (3)
www.morphostlab.co.nr

8. KENDAL-AV (3)
kav2008.wordpress.com

9.GUCUP-AV (3)
antivirus.inf.uajy.ac.id

10. KISAV32 (2)
adizonne.wordpress.com

11. NAVI (2)
www.narpes32.com

12. MALEOAV (2)
maleosite.blogspot.com

13. PCPAV (2)
praktisi.blogspot.com

14. ALFATH-AV (1)
alfath-computer.blogspot.com

15. AVS-32 (1)
avs-32.blogspot.com

16. Anti-Indovir (1)
www.meysoft.co.cc

17. Virspector-AV (1)
www.virspectorantivirus.co.cc

18 XorexAV (1)
kholis.4shared.com



Kategori 3
(antivirus yang sudah tidak aktif dan tidak dikembangkan lagi)

19. PERADNYA (3)
Update terakhir : 29 Desember 2008
aptx.wordpress.com

20. ANTV (3)
Update terakhir : 13 Februari 2008
Download di 4shared

21. AVIGEN (3)
Update terakhir : 2 Januari 2008
www.vb-bego.net

22. SCANLIX (3)
Update terakhir : 29 Desember 2008
www.scanlix.com

23. OGAV (3)
Update terakhir : 6 Maret 2007
ognizer.net

24. TheKillerMachine (2)
Update terakhir : 1 Juni 2006
www.thekillermachine.isfun.net

25. Power Remover (2)
Update terakhir : 10 Maret 2008
www.donixsoftware.com

26. CAV (2)
Update terakhir : 3 Juni 2007
www.compactbyte.com

27. AVINDO (2)
Update terakhir : 25 September 2007
www.ahlul.web.id

28. OASAV (2)
Update terakhir : 29 Desember 2008
code-c.tk

29. ANDRE-AV (2)
Update terakhir : 22 Juni 2008
Download di 4shared

30. N-CODED AV (1)
Update terakhir : 9 Januari 2009
n-coded-antivirus.blogspot.com

31. JENONK-AV (1)
Update terakhir : 26 September 2008
jenonk.wordpress.com

32. KVS (1)
Update terakhir : 19 Juni 2008
eprojex.890m.com

33. SMART32 (1)
Update terakhir : 18 Desember 2008
smart32-antivirus.co.cc

34. MAWAR-AV (1)
Update terakhir : 13 Agustus 2008
mawar-av.blogspot.com

35. RIEYSHA-AV (1)
Update terakhir : 7 Agustus 2008
anharku.freevar.com

36. ALI-AV (1)
Update terakhir : 23 Juni 2008
alisoftware.wordpress.com

37. HPV (1)
Update terakhir : 9 Oktober 2007
yadoy666.blogspot.com

38. AV350 (1)
Update terakhir : 20 Juni 2008
www.geocities.com/charles_067/support350.htm

39. AVEL (1)
Update terakhir : 9 Februari 2008
avel.hostwq.net

40. Uplisoft (1)
Update terakhir : 28 Oktober 2007
www.uplisoft.com
Read More - Kumpulan 40 Antivirus Lokal Indonesia
 

read this

traffic rank

paceboox

Recent Post